pelangi buat mama
Engkau
adalah pelangi yang hadir setelah hujan
turun, dan memberikan warna-warna yang terang dalam kehidupanku,engkau adalah
untaian kata puisi yang tak pernah habis untuk aku ucapkan,dan engkau adalah
pagi yang selalu datang ,membawa sebuah semangat ,cinta, dan kebahagiaan .
Tak
bisa diungkapkan akan rasa saying ku padamu mama,papa.kasih sayangnya kepadaku
tak bisa digambarkan lagi,besar sekali,dan aku sungguh sangat menyesal akan
semua kesalahanku pada beliau ,,melalui masa kelam ku.
Namaku
latisha,anak bungsu dr 8 bersaudara ,aku anak bungsu dengan banyak saudara,tampaknya
mam dan papa tidak mengindahkan program pemerintah untuk ikut KB masa
itu,dengan alas an papa ingin anak perempuan ,yah kami bukanlah dari keluarga
yang kaya raya,hanya dari keluarga yang sederhana dan papa adalah sososk ayah
yang sangat keras, namun sangat mencintai keluarganya.mama adalah wanita yang
keras juga ,namun rasa keibuannya sangat besar dalam mendidik kami .
Kami
tinggal di perkampungan didaerah pariaman ,ranah minang . setiap hari kami
berangkat sekolah dengan berjalan kaki, bersama teman2 satu kampong, berlari
,bercanda,berantem selalu mengisi hari kami . apalgi setiap hari kamis,itu
adlah waktu pasar didaerah kami,saat itu kami meminta uang lebih kepada orang
tua,dan jangan ditanya kemana kami menghilang di saat jam istirahat sampai waktu pulang ,kalian akan
menemukan ku sedang duduk manis didepan para penjual obat yang
pandai menggombal dengan segala bujuk rayuan dan tipuannya untuk membujuk para
pembeli untuk membeli produknya.bukan aku terpedaya dengan barang yang
dijualnya tapi aku terpedaya dengan pesona penjual obat itu yang pandai sekali
mengatur kata-kata dan sebuah drama sehingga semua orang benar-benar percaya
akan khasiat obatnya.dan tak heran guru-guru berpatroli mencari muridnya yang
setelah jam istirahat berkurang dari sebelumnya. Dan tak heran aku selalu kena
cubitan kalajengking dari walikelasku.hehe sambil diberi omelan kakak-kakamu
tidak pernah sebnadel ini..kenapa kamu seperti ini, hayo masuk kelas.dikelas
saya disambut dengan tatapan teman-teman yang sama yaitu tatapan menghukum
juga.beranja remaja aku menjadi anak yang manis,dan tak banyak tingkah,namun
masa pemberontakan itu tiba dimulai saat aku dipaksa untuk menjadi bidan di
sebuah kampus ditanah jawa.saat itu papa memaksaku untuk menjadi bidan, dan
dengan ancaman tidak mengganggapku anak kalau tidak mematuhi kata2nya.ku jalani
kulaih dengan deraian air mata selama 3 tahun,ipk yang pas2an dan tak pernah
lebih dari 2,5.dan aku tak
Komentar