menanti bintang

aku sudah bosan dalam keotoriteran ini.................aku dah bosan dengan segala kedikatatoranmu.................aku ingin mengakhiri semua,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,aku benci  dengan semua,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
berikan aku kebebesan,,,,,,,,,,,,berikan aku kesempatan memilih,,,,,,,,,,,,,,kenapa masih saja di dunia yang sudah canggih ini,,,langkahku sebagai wanita untuk menjadi yang lebih baik sellau terhalang,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
aku sangat benci dengan semua keotoriteran mu selama ini,,,,,,,,,,,,aku udah muak dengan semua pendapat yang hanya kau paksakan......................aku ingin mengakhiri semua ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,dini mengakhiri tulisannya .dia begitu kesal ,marah dan entahlah,,,perasaannya sangat berkecamuk dengan kondisi seperti ini.........
kejadian bberapa hari yang lalu,,,,tiba2 sang ayah tercinta memanggilnya untuk berbicara......din,sudah saatnya kamu menikah ,,,,,dan setahun yang lalu kamu ingat seorang bapak anto kan,,,,dia ingin mengambil kamu sebagai mantu,,,,,,,bapak langsung setuju,,aja tapi bapak nggak tau anaknya mau apa tidak,,,
apa???pak kenapa bapak tidak tanya dulu sama dini,,dini setuju tidak?dan kenapa bapak gak selidiki dulu anaknya anaknya baik tidak?agamanya bagaimana,,,,,keluarganya bagaimana?ini bapak langsung terima aja.
bapak gak mau tau ..pokoknya kamu harus menerima anak orang itu?paksa bapaknya .
pak dini belum kerja,,dini ingin menikmati masa sendiri,,,dulu,,dini rasanya sudah elah mengasuh dan mengasuhh sejak kecil pak dini ngasuh adik terus,,kapan dini menikmati masa-masa dini sendiri,dini menikmati kesendirian dini,salah permintaan dini ini?

lalu sampai kapan kamu akan seperti itu,,berikan batasan waktu..dini gak bisa pak memberikan batasan waktu sampai kapan ?kalo begitu bapak tidak bisa menerima pendapatmu,,,
dini terdiam,,,,,,,,,,,sesulitkah ,,,,,,
jika bapak itu memang serius tentu dia akan kembali datang membawa anak dan istrinya ,,tapi,,ini tidak sudah berjalan setahun.....lalu bapak masih saja berharap tentang orang itu,,,,,,,,,,,,,,,dini tercenung.
dia sadar akan usianya yang sudah hampir seperempat abad,dan dia tau selama ini dia tidak pernah yang namanya pacaran,karena dia ingin memegang teguh keyakinanya ,bahwa pacaran itu tidak ada dalam islam.
lalu dia berkaca pada kehidupan kakaknya yang pernikahanya harus gagal,,,dan yang jadi korban tentu saja anak2 nya,,,,,,aku tidak mau mempunyai keluarga yang seperti itu,,,indahnya ketika pacaran dan ketika menikah romantisme dan rayuan selama pacaran seakan hilang yang ada hanya makian,dan cercaan,dini menutup matanya......................
tuhann inikah jalan hidupku????aku tak mau ......salahkah aku memimpikan sebuah keluarga yang kecil sederhana,,,,dan insya allah langgeng.....
dini menangis ,,,,,,,,,,,,,,aku hanya inginmendapatkan yang terbaikkkk,tidak seperti keluarga ku yang kacau balau,,aku hanya ingin menikmati bahagia,,,,salahkah?????

bersambung ...................

Komentar

aisha ayla mengatakan…
gag papa cha hehehe

Postingan Populer