PERNIKAHAN

suatu kalimat yang masih jauh dari pikiranku,..........,entahlah .....suatu kalimat yang menggantung entah dimana............namun kali ini kalimat itu dilontarkan padaku.....
kaget setengah mati ....tentu saja........,kenapa harus dilontarkan padaku.....,

kalau bicara masalah perasaan ...hati wanita siapapun pasti akan bahagia jika ada yang menginginkan dia menjadi sebagai seorang istri.................,,namun guys ,,bagiku ini bukan saatnya,,,,,,,,,bagiku sekarang adalah bagaimana aku bisa menyelesaikan askeb-askeb itu dan menggapai nilai yang terbaik.....................,kembali kejalan yang lurus.......Tawaran menjadi permaisuri rumah tangga adalah hal yang sangat dinanti kebanyakan wanita.........dan salah seorang meminta komentarku tentang kalimat ini mengenai terima atau tidak tawaran menjadi seorang permaisuri .......oh no................

eitssssss tunggu dulu ......ungkapan terima atau tidak adalah hal yang sangat .........gampang diucapkan tapi kita dalam menjawab gak gampang seperti membalik telapak tangan ,,,,,,,,,perlu beberapa hal yang harus dipertimbangkan...............,,,,

Aku berpikir keras salahkah bila seorang gadis menolak karna dia merasa belum mampu.............,mengemban sebuah amanah,,,, besar..........,
aku memohon kepada ALLAH SWT.......untuk membantuku menunjukan keputusan terbaik ......
ternyata aku disuruh belajar kepada para pasien2 dan para sahabat serta alam sekitar ku cielah.......
aku memperhatikan tingkat emosi mereka dan kematangan ,kesiapan mereka dalam mengarungi sebuah rumah tangga......
aku sempat jadi tempat curhatan dari beberapa tetangga dan pasien dalam hal rumah tangga,mereka sangat menyesal menikah diusia muda............,mereka mengaku belum siap dalam hal emosi,,,, dan masih ingin bersenang2 layaknya gadis2 seusia mereka ,,namun aku tidak menutup kenyataan ada juga kok yang bahagia ...karna mereka sudah merasa siap lahir dan batin........
all about me pilih pendapat yang mana....................?batin ku.......

sesampai di kos aku membuka kemali lembaran-lembaran catatan harianku .....kulihat rencana hidupku kedepan ....rencana yang kubuat tepat ketika usia ku beranjak 20 tahun...........rencana jangka menengah yaitu menikah.....membina keluarga yang ideal, jauh dari pertengkaran ,sebuah rumah tangga dakwah,keluarga yang berjalan sesuai Al Qur'an dan menciptakan generasi Qurani ,mapan dan cerdas,aku sangat ingin suatu saat nanti menjadi istri yang terbaik dan ibu yang profesional ,matang jiwa dan emosinya ,melahirkan anak2 pemimpin masa depan yang bukan saja cerdas dan berisi dadanya dengan keimanan ,,....WOW!!!! IDEALIS BUKAN/????
sangat idealis sekali......tapi bukankah setiap orang menginginkan semua itu................,namun kita harus berjalan dengan realita yang tak lepas dari permasalahan-permasalahan hidup(tampaknya perlo rombakan sedikit he)
dan oleh karna itu diperlukan suatu kepribadian yang matang dalam menjalani bahtera rumah tangga.......

tidak berdasarkan CINTA belaka .......lalu kita langsung mengajak menikah (wheiw...).... tapi juga diperlukan berbagai persiapan dari dalam setiap individu dalam mengarungi bahtera yang terpaut dalam janji yang sakral itu......

tepat 26 juli yanglalu seorang sahabat mengatakan padaku perjalanan mu masih sangat panjang saudariku,jangan berhenti ditempat,lewatilah jalan itu........
yach jalanku masih panjang aku harus menggapai cita2 ku,menyelesaikan studiku dan memetik buah yang selama in aku tanam ......
inilah alasanku jika tawaran itu datang menghampiriku.hal yang sungguh disayangkan oleh beberapa orang.....namun bagiku akan lebih disayangkan lagi jika hari ini aku menerima tawaran yang baik itu ,tanpa ada suatu persiapan yang matang dari dalam diriku ,aku gak mau suatu saat nanti generasiku akan memandang kecewa padaku.....>>>sobat inilah jawabku atas pertanyaan mu
bukankah ibu adalah sekolah pertama bagi anak2nya .....untuk mencapai itu diperlukan PERSIAPAN tidak bisa sekedar "learning doing "saja.mengutip kalimat dari sahabatku "sungguh sangat berbeda generasi yang dihasilkan dari orang2 yang menikah tanpa tujuan dan strategi,dengan orang yang memiliki kesiapan dan strategi dalam mempersiapkan bahtera rumah tangga.........
MARI PARA CALON IBU TAUPUN CALON AYAH .......KITA MEMPERSIAPKAN DIRI MENJADI ORANG TUA YANG TERBAIK BAGI ANAK2 KITA.......
dan suatu saat nanti generasi penerus akan berkata orang tuaku adalah orang tua terbaik ..........

SUBHANALLAH....................MAHA SUCI ALLAH. SWT.....YANG MAHA PENGASIH LAGI MAHA PENYAYANG......

.

tolong dunk teman berikan komentarnya

Nb:
semoga ini berguna dan menjadi salah satu pertimbangan bagi sahabat2 yang dalam kebimbangan............................,dan menjadi suatu jawaban ..............



Komentar

Postingan Populer