kekuatan sebuah janji

namaku mala...... 21 tahun yang lalu aku terlahir..dari rahim seorang wanita yang sangat baik ,penyabar,dan pintar,dia adalah ibuku. lahir sebagai anak terakhir tidak embuatku menjadi anak yang manja...................
ibu dan ayah selalu melatih ku menjadi anak yang mandiri.

ketika beranjak usia 15 tahun aku dianjurkan untuk sekolah di negri seberang ......... tinggal bersama kakaku tercinta...................
.........di kapal aku hanya bisa menatap sebuah puylau yang terbentang di depanku .......apakah pulau itu nanti yang akan aku tinggali....... ,merenda masa2 remaja ku disana..... merenda masa depan ku disana..................
dan tiba2 aku menangis......serasa aku akan menemui sebuah beban hidup yang sangat berat di pu ndakku..................

selat sunda ....pemisah pulau kelahiranku dengan pulau tempat aku berjua ng mencari masa depanku............ ku melihat kebelakang ......terlihat pulau andalas yang kian lama kujauhi dan seolah2 melambai2 padaku dan seakan berkata selamat tinggal mala........ selamat tinggal masa kecil.......... dan gapailah masa depanmu.........
aku benar2 ingin menangis...seakan aku ingin berbalik dan mengatakan aku tidak akan meninggalkanmu tanah kelahiranku......................,namun mata bundaku menatapku .....berpantang bagi qta kalau sudah berjalan janganlah engkau menatap kebelakang lagi........
aku terdiam................maafkan aku bunda...aku hanya merasa belum siap menghadapi pertempuran kerasnya hidup ditanah seberang

tak terasa 6 tahun sudah aku menjalani kehidupan di negri seberang dengan seribu cerita,sedih dan senang...........cerita duka,kegagalan dan romantika....cielah....................

perasaan menggebu ingin kembali kekampung halaman terus ada tapi ......sebuah tanggung jawab belum aku selesaikan,sebuah janji terucap dan harus kupenuhi .............. janji pada bunda dan ayahanda.......................

bunda ........serasa kerinduan ini tak bisa saya pendam...................,ku ingin sekali bertemu dengan bunda dan ayah................ melepas kerinduan......kembali ke kampung halaman ........membangun masa depan bersama bunda dan ayah.........., menikmati hari-hari brsama kalian......dan memenuhi janjiku padamu bunda....................................

entah kenapa aku semangat hidupku seakan habis.......,janji ku pada bunda seakn terlupa....
prestasiku menurun dan aku tidak menjadi diriku lagi......
aku tau bunda engkau kecewa padaku....... tapi itu tidak ditampakkanya padaku.....
cuma satu kalimat yang terucap,,ada apa dengan dirimu nak?

aku selalu terjatuh.................................... aku benar2 sangat kecewa........... pada diriku sendiri...

namun , hari ini aku teringat kembali akan janjiku pada kedua orang tuaku..........
aku janji bunda,ayah,akan ku penuhi janji itu ............
aku akan bangkit bunda,ayah..................... dan aku akan menggapai janjiku.....
aku tau bunda ,ayah kekuatan janji itu sangat besar............ dan aku akan kembali menggapainya

Komentar

Anonim mengatakan…
subhanalloh...
ini bukanlah sekedar karya-karya kecil...
ukht, suatu saat ku yakin, kalau karya-karya ade bisa jadi besar.
bahsanya mengalir, jujur, apa adanya.

oya, blog luumayan, perlu dipoles lagi biar tambah caem ya...
hm,,,sekedar komentar, ternyata penggemar tanda titik nih ya...soale hampir setiap selesai kalimat pasti ada tanda titiknya.

ok, kutunggu silaturrahim diana di blog saya ya...

salam kreatif!!!
aisha ayla mengatakan…
makasih mb yayah .....ini lagi prosese belajar tapi gag bisa-bisa memolesnya he,,,makasih tas kritik ma sarannya hhhehe

Postingan Populer